Pendampingan Kader Dalam Memantau Lingkungan Fisik Menggunakan Alat Sensor Kelembaban di Rumah Penderita TB Berbasis IoT di Desa Penyengat Olak Kabupaten Muaro Jambi
Keywords:
IoT; Kader Kesehatan; Kelembaban; TuberkulosisAbstract
Tuberkulosis (TB) masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di Desa Penyengat Olak Kabupaten Muaro Jambi. Kondisi lingkungan rumah yang lembap, ventilasi yang kurang memadai, serta perilaku masyarakat yang belum mendukung kesehatan menjadi faktor yang memperburuk penyembuhan penderita TB. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kader dalam memantau lingkungan fisik rumah penderita TB dengan menggunakan alat sensor kelembaban berbasis Internet of Things (IoT). Metode kegiatan meliputi survei awal, pembentukan kader, pelatihan, perancangan dan instalasi alat sensor, pendampingan, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader sebesar 40% dalam mengoperasikan dan memanfaatkan sensor kelembaban. Kader mampu memberikan edukasi kepada keluarga penderita terkait upaya pengendalian kelembaban rumah, seperti membuka ventilasi, menjemur pakaian di luar rumah, dan menjaga kebersihan lingkungan. Pengabdian masyarakat di Desa Penyengat Olak berhasil meningkatkan kapasitas kader dalam memantau lingkungan fisik rumah penderita TB menggunakan alat sensor kelembaban berbasis IoT.


