Penyuluhan Keluarga Berencana : Penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) di Desa Koroncia dan Desa Teromu Kecamatan Mangkutana Kabupaten Luwu Timur

Authors

  • Marce Lobo Pata Departemen Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan, Universitas Mega Buana Palopo, Indonesia
  • Zamli Departemen Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan, Universitas Mega Buana Palopo, Indonesia

Keywords:

Keluarga Berencana; MKJP; Penyuluhan; Pasangan Usia Subur

Abstract

Permasalahan kependudukan di Indonesia masih ditandai dengan tingginya angka kelahiran dan rendahnya penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP). Kondisi ini berdampak pada tingginya risiko kehamilan tidak diinginkan dan rendahnya kualitas kesehatan reproduksi masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pasangan usia subur (PUS) tentang pentingnya penggunaan MKJP sebagai upaya mendukung program keluarga berencana dan kesejahteraan keluarga. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan persiapan, pelaksanaan, evaluasi, dan monitoring. Penyuluhan dilakukan di Desa Teromu dan Desa Koroncia Kecamatan Mangkutana Kabupaten Luwu Timur selama lima hari, dengan melibatkan ±50 peserta pasangan usia subur. Instrumen evaluasi berupa pre-test dan post-test digunakan untuk menilai peningkatan pengetahuan peserta setelah kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pengetahuan peserta mengenai MKJP. Sebelum penyuluhan, hanya 38% peserta yang memiliki pengetahuan baik, dan setelah kegiatan meningkat menjadi 82%. Selain itu, sebanyak 20% peserta menyatakan minat untuk berkonsultasi lebih lanjut terkait penggunaan MKJP di fasilitas kesehatan. Kesimpulan pengabdian bahwa penyuluhan keluarga berencana terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan, mengubah persepsi, serta menumbuhkan minat pasangan usia subur terhadap penggunaan MKJP.

Downloads

Published

2025-10-13