Edukasi “Bayi Sehat Tanpa Asap Rokok” untuk Meningkatkan Pengetahuan dan Komitmen Rumah Bebas Asap Rokok di Puskesmas Sosial Palembang

Authors

  • Rizka Monanda Departemen Pengawasan Epidemiologi, Jurusan Kesehatan Lingkungan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Palembang, Indonesia
  • Ayu Febri Wulanda Departemen Pengawasan Epidemiologi, Jurusan Kesehatan Lingkungan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Palembang, Indonesia
  • Salsabila Rahmadhani Departemen Pengawasan Epidemiologi, Jurusan Kesehatan Lingkungan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Palembang, Indonesia
  • Devi Tiara Putri Departemen Pengawasan Epidemiologi, Jurusan Kesehatan Lingkungan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Palembang, Indonesia
  • Suci Nurinda Departemen Pengawasan Epidemiologi, Jurusan Kesehatan Lingkungan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Palembang, Indonesia
  • Desta Riani Azalea Putri Departemen Pengawasan Epidemiologi, Jurusan Kesehatan Lingkungan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Palembang, Indonesia
  • Syalfa Al Tasyah Departemen Pengawasan Epidemiologi, Jurusan Kesehatan Lingkungan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Palembang, Indonesia
  • Marlina Marlina Departemen Pengawasan Epidemiologi, Jurusan Kesehatan Lingkungan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Palembang, Indonesia

Keywords:

Bayi; Komunikasi Kesehatan; Pemberdayaan Masyarakat; Perokok Pasif; Rumah Bebas Asap Rokok

Abstract

Kebiasaan merokok di dalam rumah merupakan ancaman serius bagi kesehatan bayi sebagai perokok pasif. Masih rendahnya kesadaran masyarakat mengenai bahaya asap rokok menjadi latar belakang dilaksanakannya kegiatan ini. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang bahaya paparan asap rokok terhadap kesehatan bayi. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, diskusi kelompok kecil, serta pembagian leaflet sebagai media edukasi. Kegiatan dilaksanakan pada ibu hamil, ibu menyusui, dan anggota keluarga dengan jumlah peserta 15 orang. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang ditandai dengan kenaikan nilai rata-rata pre-test dari 60 menjadi 80 pada post-test, serta munculnya komitmen peserta untuk tidak merokok di dalam rumah. Kesimpulan kegiatan ini adalah edukasi berbasis pemberdayaan masyarakat efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan mendorong perubahan sikap menuju perilaku hidup sehat.

Downloads

Published

2026-06-21